Mazmur 27:9 & Mazmur 31.
Ada sebuah pepatah kuno yang berbunyi. “Jikalau terpanggil untuk menjadi penginjil, jangan merendahkan diri menjadi raja. Mari Anda rubah kata penginjil dengan kata hamba. Sebetulnya raja yang terbaik, presiden yang terbaik, atau pemimpin lainnya yang terbaik adalah orang yang mengetahui bahwa ia adalah hamba. Dalam kita Mazmur, Raja Daud berkali-kali menyebut dirinya sebagai hamba. Misalnya, dalam Mazmur 27:9 ia memohon, “Janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka,” dan dalam Mazmur 31 ia berseru, “Kiranya wajah-Mu bersinar atas hamba-Mu ini. “Daud adalah raja, tetapi terlebih dahulu ia menganggap dirinya sebagai seorang hamba Allah. Jikalau kita menganggap diri kita sebagai hamba, kita akan terus menerus memandang orang lain dari segi apa yang bisa kita lakukan, kita bertanya, apa yang dapat kulakukan untuk menolong? Inilah yang dimaksud dengan menjadi hamba Allah.