2 Samuel 1.
Saul memulai kariernya dengan berdiri (1 Samuel 10:23), tetapi jatuh saat menutup kariernya (4, 10, 12, 19, 27): “Sebab itu siapa yang menyangka bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh” (1 Korintus 10:12). Kemampuan alami dan kesempatan besar tidak menjamin kesuksesan. Saul lebih tinggi kepala dan bahunya daripada semua orang, tetapi hati dan jiwanya tidak berserah kepada Tuhan. Robert Murray M’Cheyne berkata, “Yang diberkati Tuhan bukanlah bakat-bakat yang besar, melainkan keserupaan yang besar dengan Yesus.