Alat Bagi Kemuliaanya

  • GSJA Eben Haezer
  • 01 Jul 2018
  • Like Jesus

Kisah Para Rasul 26.

Dalam peritiwa pembelaanya di hadapan raja Agripa (Kisah Para Rasul 26) , Paulus menceritakan latar belakang hidupnya sebelum bertobat. Dia seorang Farisi. Sebelum dia bertobat, dia adalah penganiaya pengikut Kristus. Dia memasukkan banyak orang kudus ke dalam penjara, dan setelah dia memperoleh kuasa dari imam-imam kepala dia setuju kalau pengikut Kristus dihukum mati. Dan juga di dalam rumah-rumah ibadat, dia sering menyiksa mereka dan memaksa mereka untuk menyangkali imannya dan dalam amarah yang meluap-luap dia mengejar para pengikut Kristus, bahkan sampai ke kota-kota asing. (Kisah Para Rasul 26:10-11). Betapa kejam latar belakang hidupnya. Dan di dalam kisah selanjutnya Paulus menceritakan pertobatan dan panggilannya untuk melayani Tuhan dan memberitakan Injil keseluruh bangsa. Kita percaya Tuhan juga punya rancangan saat menciptakan Paulus.  Dari seorang penganiaya pengikut Kristus, lalu berjumpa dengan Tuhan Yesus secara pribadi dan  hidupnya mengalami perubahan total. Dari seorang yang kejam, penganiaya pengikut Kristus menjadi pemberita kabar Injil Kristus ke segala bangsa. Saat dia bertobat dan berusaha untuk hidup di dalam kehendakNya maka rancangan Allah digenapi dalam hidupnya. Allah menjadikan Paulus sebagai  alat bagi kemuliaanNya.