Yesaya 19.
Sekelompok orang berpengaruh di Yehuda menasihati raja agar meminta bantuan dari Mesir (pasal 31), tetapi Yesaya mengingatkan bahwa Mesir tidak dapat menolong mereka. Mengapa? Karena Tuhan telah membuat takut dan memecah-belah orang Mesir [1-2), nasihat mereka dari roh jahat (3), dan mereka sendiri menghadapi perbudakan (4). Lagipula, perekonomian mereka nyaris ambruk (5- 10). Bagaimana mungkin mereka dapat menolong?. Para penasihat Mesir dianggap sangat bijaksana, tetapi Tuhan menyebut mereka orang bodoh (11-13). Umat Tuhan mendapatkan hikmat dari Tuhan, bukan dari dunia (Yakobus 1:5). Hikmat Mesir akan membawa mereka menuju kekalahan yang memusingkan dan memalukan (14-15). Di ayat 16-25, nabi melihat masa depan orang Yahudi maupun Mesir saat Tuhan mendirikan kerajaan-Nya. Situasinya akan terbalik, saat itu Mesir akan meminta tolong kepada Israel (16-17)! Bahkan, Mesir akan menyembah Allah Israel (18-21)! Bangsa- bangsa tidak akan berperang lagi, tetapi akan saling mengunjungi melewati jalan raya Tuhan.