Kisah Para Rasul 15:7.
Bakat alami yang Tuhan berikan kepada masing-masing orang dapat digunakan untuk hal yang positif tapi juga bisa untuk hal yang negative. Semua tergantung kepada pemahaman seseorang akan tujuan hidupnya. Dalam Alkitab, potensi dapat dikaitkan dengan perumpamaan Tuhan Yesus mengenai Talenta. Tuhan memberikan kepada masing-masing orang sesuai kapasitasnya, sejauh mana ia dapat mempertanggungjawabkan dan melipatgandakan talentanya. Seharusnya kita menggunakan bakat alami yang Tuhan berikan untuk membawa dampak yang positif bagi keluarga, Gereja dan bagi orang di sekitar kita, sehingga membawa kemuliaan bagi nama Tuhan. Seperti halnya Rasul Petrus berkata bahwa, “Hai saudara-saudara, kamu tahu, bahwa telah sejak semula Allah memilih aku dari antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya”(Kisah Para Rasul 15:7). Disini kita melihat bagaimana Petrus menggunakan kemampuannya berbicara ini dengan sangat baik. Dia mengembangkannya potensinya untuk hal yang positif yaitu memberitakan Injil sehingga bangsa-bangsa menjadi percaya. Bagaimana dengan kita? Kita gunakan untuk apa bakat /potensi yang kita miliki? Untuk kebanggaan diri sendirikah? Atau untuk memuliakan Tuhan?. Ingatlah bahwa Tuhan menciptakan manusia di dunia bukan tanpa potensi. Banyak sekali tokoh inspirasi yang memiliki kelemahan tubuh, namun akhirnya mereka menemukan potensinya dan mengembangkannya. Bahkan orang-orang seperti mereka bisa menjadi lebih hebat di bidangnya