Ulangan 18:20-22.
Kita harus berhati-hati menganggap bahwa pesan ini datang dari Tuhan. Mengesahkan bahwa itu adalah perkataan dari Tuhan merupakan hal yang serius. Jika Allah telah berbicara kepada kita, kita harus terus merespon perkaaan itu sampai terjadi (bahkan 25 tahun, seperti Abraham). Jika kita tidak menerima pesan itu dari Allah, tetapi kita berkata itu dari Alalh, kita bisa saja disebut sebagai nabi palsu. Dalam Perjanjian Lama hukuman bagi nabi palsu adalah kematian. Jangan menganggap enteng perkataan Tuhan. Allah mengasihi kita. Dia ingin mempunyai hubungan yang intim dengan kita. Dia ingin kita bergantung pada-Nya ketika kita mencari sebuah pesan dari Dia. Dia ingin kita belajar mendengar suara Allah dan mengenal kehendak-Nya. Hubungan kita dengan-Nya adalah kunci untuk mendengar ketika Dia sedang berbicara kepada kita.