Yeremia 12.Kebingungan (1-4).
"Mengapa orang fasik makmur?" tidak hanya ditanyakan oleh Yeremia, Ayub (21:7), dan Asaf (Mazmur 73), tetapi juga oleh banyak orang percaya yang menderita karena kesetiaan mereka kepada Tuhan. Orang fasik memperlakukan Yeremia seperti domba sembelihan (11:9), tetapi ia ingin Tuhan “menyembelih” mereka (3)! Apakah hal seperti itu menyelesaikan persoalan?. Cara Pandang (5-6). Jawaban Tuhan dapat mempersiapkan hamba-Nya dalam menghadapi cobaan yang akan datang. Melayani Tuhan adalah hak yang istimewa, tetapi juga tanggung jawab yang sulit; dan makin lama makin sulit. Yeremia harus berpacu dengan kuda setelah ia berlari dengan manusia, dan berpindah dari negeri yang damai ke hutan belukar. Inilah satu-satunya jalan untuk kita menjadi dewasa dalam hidup dan pelayanan. Tetaplah ingat bahwa Ia adalah sumber Ilahi yang sejati yang memiliki janji yang luarbiasa. Sebagaimana Vance Havner mengatakan "Janji Tuhan adalah cekyang dapat dicairkan, bukan
hanya slogan yang terpampang di tembok." Puji Tuhan.