Yosua 5:10-12.
Selama bangsa Israel berada dalam perjalanan di padang gurun, Allah melakukan mujizat melalui mengirim roti manna setiap hari, karena bangsa itu tidak sempat menanam. Kini mereka sudah berada/menetap di tanah perjanjian, tiba saatnya mereka harus mengupayakan tanah itu untuk menghasilkan makanan. Ada kalanya Allah melalukan mujizat-Nya secara supranatural untuk menolong kita, namun ada saatnya kita juga harus bekerja untuk kelangsungan hidup kita. Iman itu rohani, praktis, dan juga perlu akal sehat. Jika kita melakukan hal-hal yang dapat kita lakukan, Dia akan melakukan hal-hal yang mustahil kita lakukan. Kita harus menyerahkan semua bisnis, profesi kita kepada Tuhan. Mari kita tekuni pekerjaan kita, dan lakukanlah dengan semaksimal mungkin. Pekerjaan kita adalah “pintu” di mana berkat itu di berikan. Ingat! tugas kita adalah mengerjakan apa yang mungkin di kerjakan, dan mempercayakan kepada Allah apa yang mustahil kita kerjakan.