Iman Sejati Yang Dimulai Dari Kerendahan Hati

  • GSJA Eben Haezer
  • 13 Oct 2017
  • Like Jesus

Matius 15:21-28. 

Tidak banyak orang Israel yang memanggil Kristus sebagai Tuhan namun perempuan Kanaan ini sejak dari pertama, ia memanggil Yesus dengan sebutan Tuhan (Mat. 15:22).  Adalah kegagalan iman kalau kita sebagai orang Kristen tidak menyadari siapakah Kristus yang adalah Tuan di dalam hidup kita, Dia adalah yang utama dalam seluruh aspek hidup kita. Hari ini banyak orang mengakui diri sebagai beriman tetapi semua itu tidak lebih hanya sekedar slogan sebab sesungguhnya, dibalik iman tersebut orang hanya ingin apa yang menjadi keinginannya saja. Iman sejati berarti hancurnya seluruh hati di titik yang paling rendah. Iman bukan menjadikan kita menjadi sombong, iman bukan pemaksaan tetapi iman adalah perendahan seluruh hidup kita di hadapan Tuhan. Konsep iman seperti ini tidak ada di seluruh agama di dunia, konsep ini hanya ada di Kekristenan. Iman sejati adalah merendahkan diri sampai di titik yang paling rendah demi supaya Kristus berkuasa atas hidup kita.