Filipi 2:6-10.
Kita membaca dalam Filipi 2:6-10 tentang penjelmaan Yesus – bagaimana Ia yang adalah Allah tidak menuntut hak-Nya tetapi menjadi manusia dan diam di tengah-tengah kita, merendahkan diri-Nya menjadi seorang hamba dan kemudian berkorban untuk manusia. Penyempurnaan pemberitaan Injil inilah yang merupakan kesaksian penjelmaan: hidup kita sendiri mengandung isi berita Injil. Kita tidak berbicara menganai kasih; kita mengasihi. Kita tidak berbicara mengenai pengampunan; kita mengampuni. Kita menunjukkan buah Roh: “kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelembutan, penguasaan diri” (Galatia 5:22-23). Orang yang mempunyai sifat-sifat itu membawa berita Injil dalam dirinya ke mana pun ia pergi. Pada saat kita bersaksi, kita sedang memberi tahu orang lain bagaimana mereka juga bisa menemukan jalan menuju keselamatan.