Kisah para rasul 4:24-31.
Seharusnya doa menjadi gaya hidup, yang dapat mengakrapkan hubungan satu sama lain, membangkitkan semangat dan juga mendatangkan mujizat. Apabila kita ingin mengalami keakuran satu sama lain, kita perlu menghidupi doa di dalam kesatuan tubuh Kristus. Ketika gereja mula-mula lahir, tekanan dari pihak Yahudi begitu kuat. Orang-orang yang baru mengalami Kristus, bukan hanya diintimidasi, dikucilkan, dipersulit bahkan juga dipenjara. Menghadapi situasi yang sulit ini, jemaat mula-mula tidak menggalang solidaritas melalui kampaye dengan turun dijalan-jalan, atau mengajukan nota keberatan, mereka hanya sepakat didalam doa. Mereka memikul beban satu sama lain dengan cara berdoa bersama. Mereka meminta terobosan dan keberanian untuk menghadapi berbagai kesulitan dan juga meminta keberanian untuk memberitakan Injil (ayat 29- 30). Doa merupakan satu-satu solusi yang mereka pakai untuk menghadapi kesulitan. Jemaat mula-mula membangun kesatuan hanya melalui berdoa bersama-sama. Doa memberikan keberanian bagi Anda untuk membuat keputusan disaat krisis, dan memberikan iman untuk menyerahkan hasilnya di tangan kuasa yang maha tinggi.