Kesetiaan Penjaga

  • GSJA Eben Haezer
  • 17 Sep 2018
  • Like Jesus

Yesaya 21.

Ada tiga gambaran yang dapat membantu kita makin memahami pelayanan. Perempuan yang sakit bersalin (1-4). Jika Anda setia pada panggilan Anda, pelayanan Anda tidak akan mudah. Yesaya menderita saat ia melihat tindakan Tuhan di dunia. Ia merasa seperti perempuan yang sakit bersalin (3). Sangat menyakitkan baginya untuk "melahirkan" pesannya. Tempat pengirikan (10). Mengapa Yesaya tertekan dengan jatuhnya kota Babel? (Saat itu, kota Babel belum dihancurkan, melainkan hanya ditaklukkan sementara oleh lawannya). Yesaya berharap Babel akan menghentikan serbuan Asyur sehingga orang Yahudi akan terlepas dari penderitaan. Namun, ia melihat mereka ditampi dan dihancurkan musuh. Yesaya merindukan malam yang tenang dalam hidupnya (4); namun, ia ternyata harus menanggung beban yang berat itu sampai akhir. Penjaga (5-9, 11-17). Saat sang nabi mengamat-amati dengan cemas agar ia dapat memperingatkan bangsanya, para pemimpin negeri malah berpesta pora dan hanya memikirkan diri sendiri (5). Seorang penjaga memperhatikan baik malam (masalah) maupun pagi (berkat), dan hal seperti itu akan terus berlangsung sampai Yesus datang. Yang terpenting adalah kesetiaan si penjaga untuk memberi peringatan pada saat ada bahaya (Yehezkiel 25:12-14).