Nehemia 1.
Nehemia menikmati keamanan dan kehormatan sebagai juru minum raja sehingga tidak ada alasan baginya untuk menanyakan tentang kebutuhan ornag-orang yang berada ratusan kilometer jauhnya. Namun, ia mencintai Yerusalem dan prihatin terhadap kesejahteraan rakyatnya. Nehemia juga adalah seorang pendoa: kita dapat menemukan sepuluh dari doa-doanya di dalam kitab Nehemia (1:4; 2:4; 4:4; 5:19; 6:9 dll). Ia percaya kepada Tuhan yang besar yang menepati janji-janjiNya, yang mengampuni dosa, dan yang menolong umat-Nya ketika mereka berseru kepadaNya. Seperti Ezra, Nehemia mengidentifikasi dirinya dengan dosa-dosa dan kepedihan bangsanya. Nehemia berbuat lebih daripada menangis dan berdoa; ia menyediakan dirinya bagi Tuhan untuk melakukan pekerjaan itu. Ia bergantung pada kuasa Tuhan yang besar untuk bekerja di dalam dan melalui dirinya (Efesus 3:20). Ia mempercayai kuasa Adikodrati itu bisa memampukan dirinya.