Ketaatan Untuk Mengampuni

  • GSJA Eben Haezer
  • 25 Nov 2017
  • Like Jesus

Kejadian 50:15-19. 

Yusuf mencerminkan karakter Allah dalam bentuk mengampuni.  Berbicara tentang mengampuni, kaata  yang dipakai dalam mengampuni dalam bahasa Yunani “Amhiemi” melepaskan.  Pengampunan adalah melepaskan keinginan ketika ada kesempatan   untuk membalas dendam.   Yusuf  melihat dan bersikap benar terhadap semua peristiwa yang di hadapinya, oleh karena ia melihatnya dari cara pandang Allah. Itulah sebabnya ia tidak mendendam, melainkan mengampuni dan melayanai saudara-saudaranya  dengan tulus. Yusuf benar-benar menunjukkan karakter Kristus. Yesus digantung dikayu salib, dihujat dan disiksa, Ia mengampuni mereka (Lukas 23:34). Apa yang dibutuhkan sekarang ini adalah orang-orang percaya yang  hidup dengan memiliki  cara pandang Allah.  Tanpa cara pandang Allah merupakan bukti  dari ketidakdewasaan rohani. Kita hidup di jaman serba “abu-abu”.  Dengan cara pandang Allah kita hidup dalam kebenaran mutlak.  Ingatlah ! tidak bisa mengampuni  samahalnya bekerja lembur menjaga orang lain tanpa gaji sesenpun.  Jangan mendendam ! bila Anda sedang mendedam maka Anda sedang mempersilahkan “algojo” untuk menyiksa Anda. (Matius 18:34).