Yohanes 17:3.
Koinonia (persekutuan intim) bersama Allah adalah elemen dasar dari keselamatan dan hidup kekal. Di dalam Yohanes 17:3 dikatakan bahwa, “ Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus”. Yesus Kristus menerima tugas sebagai utusan untuk misi keselamatan bagi umat manusia. Yesus Kristus “diutus” Bapa, datang ke dunia dalam daging (inkarnasi) untuk melakukan penyelamatan bagi umat manusia, sama sekali tidak mengecilkan hakekat Yesus Kristus yang adalah Allah sendiri. Jadi kita tahu bahwa keselamatan adalah inisiatif Allah. Untuk menjaga persekutuan dengan Allah bisa terjalin dengan baik, kita harus memahami dasar koinonia bersama dengan Allah, yaitu: Pertama, kita harus mengasihi Allah dengan segenap keberadaan kita. Ini adalah hukum yang terutama dan pertama (Matius 22:37-38). Jika kita mengasihi Allah, kita akan mentaati-Nya (Yohanes 14:21-24). Kedua, kita harus tunduk pada kedaulatan Allah. Allah adalah tuan kita. Oleh sebab kasih-Nya yang sempurna bagi kita, Dia berhak mendapatkan ketaatan penuh dari hidup kita. Kristus sebagai kepala daru tubuh, menuntut penundukan diri kita terhadap-Nya dan ketaatan terhadap kehendak-Nya. Setiap kita orang percaya yang adalah tubuh-Nya harus tunduk dan mengakui kedaulatan (kuasa) Kristus saja dan menempatkan-Nya sebagai satu-satunya kepala.