Kisah Para Rasul 17:11.
Firman Tuhan di dalam Filipi 2:1-3 berkata, “Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri”. Ini merupakan kunci bagaimana kita bisa mengembangkan komunitas yang sehat sehingga melalui komunitas kita menjadi berkat bagi orang lain dan membawa kemuliaan bagi Nama Tuhan. Seperti halnya komunitas orang Yahudi yang ada di kota Berea memiliki gaya hidup yang sesuai Firman Tuhan yang mereka pelajari, sehingga komunitas ini menjadi berkat bagi orang lain dan membawa jiwa-jiwa baru datang kepada Tuhan Yesus (Kisah Para Rasul 17:11). Bukankah komunitas seperti ini yang Tuhan kehendaki. Komunitas yang berdampak positif baik bagi komunitas itu sendiri maupun bagi orang-orang lain yang belum percaya.