Melayani Ketia Menderita

  • GSJA Eben Haezer
  • 21 Aug 2018
  • Like Jesus

Ayub 42.

Ayub seorang hamba. Empat kali di dalam ayat 7-8, Tuhan memanggil Ayub “hambaku”. Meskipun ia mempunyai kelemahan dan kegagalan, Ayub melayani Tuhan selama masa penderitaanya. Dengan memelihara imannya di dalam Tuhan meskipun mengalami kesengsaraan, Ayub tanpa sadar telah membungkam Iblis dan menunjukkan kepada dunia bahwa Tuhan layak kita percaya dan sembah, betapapun banyaknya Dia mengizinkan kita menderita. Di dalam kehendak Tuhan, kesengsaraan bekerja untuk kita, bukan melawan kita; karena itu, kita bisa melayani Tuhan saat kita menderita. Penderitaan dapat merupakan pelayanan.