Menanggapi Panggilan Dengan Penuh Ketaatan

  • GSJA Eben Haezer
  • 01 Sep 2018
  • Like Jesus

Yesaya 6.

Pengalaman: ia melihat Tuhan (1-4). Yesaya mendapatkan visi yang mengubah hidup tentang Yesus Kristus (Yohanes 12:38-41). Takhta Yehuda sudah berganti-ganti penguasa, tetapi Tuhan tetap duduk di takhta-Nya dan mengendalikan segala sesuatu dengan sempurna. Ketika Anda menyembah, berfokuslah pada kekudusan, kedaulatan, dan kemuliaan Tuhan. Ketika segala sesuatu di bumi ini mengecewakan, mulailah melihat segala sesuatu dari sudut pandang surgawi. Pemahaman: ia melihat dirinya sendiri (5-7). Yesaya sudah menyampaikan berita celaka kepada orang lain, tetapi sekarang ia sendiri berseru, "Celakalah aku!" Ia mengenali dirinya sebagai orang berdosa; ia mengakui dosanya, dan Tuhan menyucikannya. Jika bukan karena pengorbanan di mezbah itu, kita tak akan pernah bisa datang menghampiri takhta Yang Mahakuasa. Visi: ia melihat kebutuhan (8-13). Ibadah yang sejati menuntun kita untuk melayani. Anda mendengar panggilan Tuhan, dan Anda menanggapinya dengan ketaatan. Tuhan tidak mengutus Yesaya kepada orang-orang yang menerimanya. Dia juga tidak memberinya pesan yang mudah disampaikan. Namun, jika Anda sudah melihat Tuhan dan mengalami jamahan-Nya, Anda dapat menaati kehendak-Nya tanpa rasa.