Menjadi Anak-Anak Allah

  • GSJA Eben Haezer
  • 14 Mar 2017
  • Mengalami Hati Yesus

Galatia 3:26.

Undangan untuk menjadi anak Allah bersifat universal, tetapi ada satu syarat: iman di dalam Yesus. Alkitab mengatakan, “Atas kehendak-Nya sendri Ia memberikan kepada kita kehidupan yang baru dengan perantaraan kebenaran firman-Nya, sehingga kita boleh dikatakan menjadi anak sulung di dalam keluarga-Nya yang baru” (Terjemahan: Firman Allah yang Hidup). Bila kita menempatkan iman kita di dalam Kristus, Allah menjadi Bapa kita, kita menjadi anak-anak-Nya, orang-orang percaya lainnya menjadi saudara-saudara kita, dan gereja menjadi keluarga rohani kita. Keluarga Allah meliputi semua orang percaya pada masa lampau, masa sekarang, dan masa yang akan datang. Semua manusia diciptakan oleh Allah, tetapi tidak semua orang merupakan anak Allah. Satu-satunya cara untuk menjadi keluarga Allah adalah dengan dilahirkan kembali ke dalamnya. Kita menjadi bagian dari keluarga manusia melalui kelahiran pertama kita, tetapi kita menjadi anggota keluarga Allah melalui kelahiran kedua kita. Allah “telah memberi kita kesempatan untuk dilahirkan kembali, sehingga sekarang kita menjadi anggota keluarga Allah” (I Petrus 1:3b, Terjemahan : Firman Allah yang Hidup).