Ratapan 2.
Dosa menimbulkan kehancuran (5-6, 8-9,11, 22; Yeremia 5:6, 10,17). Sejarah mencatat bahwa musuh mereka adalah Babel, tetapi Yeremia berkata, Tuhanlah musuh mereka (4-5). Dia mengawasi penghancuran tembok-tembok dan kubu pertahanan (5, 8-9), Bait Suci (6-7), dan bangsa itu (10-12). Babel hanyalah kapak perang-Nya (Yeremia 51:20-23). Dosa menimbulkan aib (15-16). Orang yang lewat bukan hanya tidak menghibur (1:12), melainkan juga turut mempermalukan Yerusalem (15). Musuh membanggakan kemenangan besar, bukan memuliakan Tuhan. Yang dapat dilakukan oleh orang-orang yang tetap setia hanyalah memercayai rancangan Tuhan (17) dan berseru kepada-Nya meminta kemurahan (18-20). Yeremia sudah menjalankan tanggaungjawabnya sebagai perpanjangan tangan Tuhan. Namun mereka tidak menghiraukannya. Sudahkah Anda berfungsi sebagai perpanjangan tangan-Nya untuk memberitakan kebenaran kepada orang-orang berdosa disekelilling Anda?.