Murid Yang Memuridkan

  • GSJA Eben Haezer
  • 03 Mar 2019
  • Like Jesus

2 Timotius 2:1-18.

Paulus dalam hidup dan pelayanannya juga sudah menangkap dan menerapkan pelipatgandaan rohani ini. Salah satu buktinya adalah bagaimana Paulus sedang dan terus menerus melipatgandakan hidupnya dalam diri Timotius (2 Timotius 2:1-18).  Ia menasehati Timotius agar tetap kuat dalam Kasih karunia Kristus dan ikut menderita sebagai seorang prajurit yang baik. Timotius adalah buah rohani rasul Paulus, anak bimbingan atau murid yang dimuridkan Paulus untuk mengikuti teladan Paulus sebagaimana Paulus mengikuti teladan Yesus. Paulus sedang melihat masa depan dari proses pemuridan yang memuridkan ketika ia menasehati dan mengajar Gereja mula-mula, “Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain” (2 Timotius 2:2). Paulus mengajarkan kepada muridnya yang masih muda yaitu Timotius, bahwa Amanat Agung dapat diteruskan. Prinsip dari 2 Timotius adalah kita terikat kepada tanggungjawab kita untuk memuridkan. Demikian juga Tuhan Yesus memanggil kita untuk menghasilkan murid. Proses penginjilan dan proses pemuridan tidaklah lengkap sebelum keduanya secara sengaja terjalin dengan tujuan, yakni membawa orang yang diinjili menjadi pengikut yang memuridkan.