Nafiri Yang Terakhir

  • GSJA Eben Haezer
  • 28 Feb 2017
  • Mengalami Hati Yesus

I Korintus 15:50-53.

Kita semua menghadapi keterbatasan. Sebagian orang mungkin memiliki cacat fisik, mental, atau emosional. Sebagian lain mungkin buta, tetapi mereka dapat melihat suatu cara baru untuk hidup. Sebagian lain mungkin tuli, tetapi mereka dapat mendengar Injil Allah. Sebagian lagi mungkin lumpuh, tetapi mereka bisa berjalan dalam kasih Allah. Selain itu, mereka memiliki keyakinan bahwa berbagai keadaan cacat tersebut hanya sementara. Rasul Paulus memberi tahu bahwa kita semua akan diberi tubuh baru ketika Kristus datang kembali dan bahwa tubuh-butuh ini akan tanpa cacat, tidak pernah mati atau sakit. Hal ini bisa memberi kita pengharapan dalam penderitaan. Bunyi nafiri akan mengantar masuk langit yang baru dan bumi yang baru.