Lukas 6.
Nilai-nilai sejati (12-26). Dalam khotbah penahbisan rasul-rasul-Nya, Yesus menekankan nilai-nilai kehidupan rohani yang sejati dibandingkan dengan nilai-nilai orang Farisi yang palsu (Mat. 23). Kehidupan yang nyaman tidak selalu merupakan kehidupan kristiani. Kasih sejati (27-45). Umat Tuhan memang memiliki musuh, Yesus pun demikian; dan, kita harus menjadi seperti Kristus dalam menyikapi mereka. Kita harus memberi dan mengampuni; dan kita harus mendoakan mereka, bukan agar Tuhan membinasakan mereka, melainkan agar Tuhan mengubah mereka. Cara terbaik mengalahkan musuh adalah dengan menjadikannya sahabat. Mari kita menjaga hati agar tetap benar di hadapat Tuhan (45), maka Tuhan akan menghasilkan buah yang baik dalam kehidupan kita. Ketaatan sejati (46-49). Ketaatan sejati bukan hanya perkataan, melainkan juga tindakan; ketaatan meliputi mendengarkan Firman dan melakukannya (1 Tesalonika 2:13). Yudas mengetahui perkataan Tuhan, tetapi ia tidak melakukan kehendak Tuhan; dan ketika badai melanda, rumahnya pun roboh.