I Timotius 1:12-17.
Seseorang mungkin dapat merasa bersalah karena masa lalunya, sehingga mereka menganggap Allah tidak mungkin mengampuni dan menerima mereka. Tetapi perhatikanlah masa lalu Rasul Paulus. Dia telah mencemooh ajaran Yesus dan memburu serta membunuh umat Allah sebelum dia beriman kepada Kristus (9:1-9). Allah mengampuni Paulus dan memakainya secara luar biasa bagi Kerajaan-Nya. Tidak penudi betapa memalukannya kita di masa lalu, Allah juga bisa mengampuni dan memakai kita. Keberanian Rasul Paulus dalam Kristus bisa membuat kita kagum. Kita mungkin merasa iman kita kepada Alla dan kasih kita kepada Kristus serta kepada sesama tidak memadai. Kita mungkin mengalami masa-masa gagal. Tetapi kita bisa tetap yakin bahwa Kristus akan menolong iman dan kasih kita bertumbuh ketika hubungan kita dengan Dia semakin dalam. Doa Rasul Paulus untuk jemaat Filipi berlaku bagi kita juga, “Akan hal ini aku yakin sepenuhnya yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada ahirnya pada hari Kristus Yesus” (Filipi 1:6).