Persembahan Untuk Tuhan

  • GSJA Eben Haezer
  • 29 Sep 2017
  • Like Jesus

Imamat 7:12; II Korintus 8:5

Ibadah di gereja adalah persembahan kita kepada Tuhan dan kepada satu sama lain. Mungkin ada yang mengatakan, “Kukira aku tak akan pergi ke gereja lagi, karena tidak banyak yang kudapat dari sana.” Kata-kata itu sendiri sudah menyingkapkan suatu masalah. Kalau kita adalah orang-orang Kristen yang bertumbuh, kita beribadah bukan hanya karena apa yang dapat kita peroleh, tetapi juga karena apa yang dapat kita berikan. Banyak orang Kristen memerlukan pengarahan kembali secara radikal dalam cara berpikir mereka tentang soal ini. Kita hendaknya beribadah untuk menaikkan pujian kepada Allah, suatu persembahan kurban syukur. Persembahan terpenting dari kita kepada Tuhan adalah persembahan hidup kita dengan pujian, ibadah, dan sembah. Kita hendaknya ikut beribadah dengan sikap memberikan diri kita sendiri kepada Tuhan. Seorang bernama St. Fransiskus mengatakan, “Pada waktu kita memberi itulah kita menerima.” Jadi bila ada orang yang berkata, “ Saya tidak memperoleh apa-apa dari situ,” sebenarnya ia mengatakan “ Saya tak memberi apa-apa di situ.” Pemberian kita dalam ibadah bukan hanya ditujukan kepada Tuhan, tetapi juga kepada satu sama lain.