Yesaya 1.
Yesaya memiliki akses kepada empat raja yang berbeda, tetapi la lebih peduli pada kondisi rohani bangsa itu daripada kesuksesan politik para pemimpinya. Diplomasi dan tindakan politik memang diperlukan sebab Tuhan yang mendirikan pemerintahan manusia. tetapi iman para pemimpin hendaknya lebih terarah pada kebenaran Tuhan, bukan siasat manusia. Dari luar, bangsa itu tampak makmur dan bahkan rohani. Meskipun demikian, di mata Tuhan, umat-Nya adalah anak-anak yang memberontak. Mereka sakit karena dosa, seperti penderita kusta (4-6), dan "kota taman" mereka menjadi seperti Sodom dan Gomora (7-9). Acara-acara keagamaan mereka yang populer sia-sia dan hanya mendukakan hati Tuhan (10-15). Sesungguhnya, kegiatan agama itu justru mencemari umat, bukan menguduskannya (16-20; Matius 23:25-28). Istri Yehovah sudah menjadi pelacur (21); kekayaan mereka merosot (22-26); dan kebun mereka akan musnah oleh api (27-31). Tuhan dengan penuh rahmat mengulurkan pengampunan-Nya jika kita mau bertobat (18-20).