Sumber Lain Akan Berakibat Murtad

  • GSJA Eben Haezer
  • 08 Nov 2018
  • Like Jesus

Yeremia 4.

Lebih dari empat puluh kali Yeremia berseru dalam kitabnya agar umat Tuhan kembali kepada-Nya. Untuk menjelaskannya, ia memakai beberapa gambaran. Ibarat membajak (1-3). Hati yang keras perlu dibajak agar dapat menerima benih Firman dan menghasilkan buah. Ibarat sunat (4). Bangsa Yahudi mengandalkan ritual keagamaan lahiriah mereka dan bukan mengizinkan Tuhan bekerja di hati mereka (Ulangan 10:12-16; 30:6; Roma 2:28-29). Tuhan menginginkan kebenaran dari dalam hati (Mazmur 51:8). Ibarat masuk pasukan (5-6; 19-21). Pemurtad melayani musuh; namun, kemudian ia mendengar bunyi sangkakala, menyadari dirinya sudah membelot, lalu kembali menaati panglimanya. Ibarat mandi (14). Ketika kita mengakui dosa, Tuhan menyucikan kita (1 Yohanes 1:9) dan memberi kita awal yang baru (Mazmur 51:3-4,12-13). Ibarat pertumbuhan (22). Orang percaya harus menjadi seperti kanak-kanak, tetapi bukan kekanak-kanakan (Matius 11:16- 17). Pemurtad itu bodoh, seperti anak-anak bandel yang hanya akan melukai diri sendiri. Tak heran jika Tuhan berulang-ulang memanggil umat-Nya yang murtad, "Kembalilah! Kembalilah!"