Yohanes 19:30.
Kata Tetelestai adalah sebuah ungkapan dalam bahasa Yunani yang hampir semua yang hadir pada penyaliban pasti mengerti. Para arkeolog banyak menemukan papirus-papirus, mengenai kata Tetelestai tersebut sebagai tanda pelunasan pembayaran hutang. Dalam nafas terakhirnya diatas kayu salib, Ia mendeklarasikan bahwa hutang dosa sudah dibatalkan, sepenuhnya telah dilunasi. Kita semua dilahirkan tanpa daya didalam hutang tersebut, Ia mati membayar lunas hutang kita dengan menyerahkan hidup-Nya agar kita dapat hidup kekal. Setelah mendeklarasikan bahwa utang dosa sudah “dibayar lunas” kepala Yesus pun tertunduk. Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa dan apa yang terjadi, kepala pasukan yang sudah berpengalaman berkata “Sungguh, Ia adalah Anak Allah “(Matius 27:54).