I Yoh. 1: 5-6.
Setiap orang tua, menyadari betapa berharganya apabila anak yang dimilikinya tumbuh menjadi pribadi yang terang di dalam Kristus. Terang dan Kegelapan adalah dua hakikat yang paradok atau kontras-sama sekali tidak bisa dipadukan, seperti tayangan “Hitam-Putih.” Oleh karena itu, untuk bersekutu dengan Allah yang adalah terang maka seseorang haruslah berjalan di dalam terang. Jikalau ia tetap berjalan di dalam kegelapan moral dan etis dari suatu kehidupan yang tanpa Kristus, maka ia tidak akan memiliki persekutuan itu. Ini berarti persekutuan dalam terang Kristus itu adalah komitmen bersekutu yang bersifat total. Sekali lagi, tidak ada zona abu-abu atau hitam putih dalam persekutuan ini. C.H. Spurgeon, pernah mengatakan “ Iman dan ketaatan terikat di bendel yang sama; ia yang taat kepada Tuhan, mempercayai Tuhan dan Ia yang mempercayai Tuhan, menaati Tuhan. Ia yang tidak memiliki iman, tidak berbuat dan ia yang tidak berbuat, tidak punya iman.”