Yehezkiel 23.
Ohola (“kemahnya”) menggambarkan Samaria, kerajaan utara; dan Oholiba (“kemayhku ada di dalamnya”) menggambarkan Yehuda, kerajaan selatan. Orang-orang Samaria merancang agama mereka sendiri, tetapi Tuhan berdiam di Yehuda karena perjanjian-Nya dengan Daud. Yang dilakukan bangsa itu di bait-Nya sangatlah mendukakan hati-Nya. Tuhan menghukum Samaria pada tahun 722 SM ketika Dia membiarkan Asyur menawan mereka. Ketika Tuhan menghukum dosa orang lain, jangan pernah berkata, “Hal itu tidak akan terjadi padaku! Aku dapat lolos dengan dosaku!” Tuhan menanti kita bertobat, dankita tidak boleh menguji kesabaran-Nya. Pada akhirnya, dosa kita akan menghukum kita, dan kita akhirnya sadar bahwa Dialah Tuhan. Tuhan menginginkan kesetian sepenuh hati dari mempelai perempuan-Nya (2 Kor. 11:1-4; Yakobus 4:1-10). Ia ingin bekerja melalui hidup kita.