Tidak Hanya Menjawab Tetapi Juga Meneguhkan

  • GSJA Eben Haezer
  • 04 Oct 2018
  • Like Jesus

Yesaya 38.

Di usia emasnya (10), Hizkia terkena penyakit barah (21) yang sedemikian parah sampai ia dikatakan akan mati (1). Semua ini terjadi sebelum peristiwa di pasal 36 dan 37 (8), sementara Hizkia tahu Asyur akan menyerang. Betapa berat kondisinya! Doa sang raja merupakan respons yang sangat wajar. Bagaimanapun, kebanyakan orang percaya ingin terus hidup dan melayani Tuhan. Ia juga memprihatinkan masa depan bangsanya jika Asyur menyerbu. Ternyata, Tuhan bukan hanya menjawab doanya; Dia juga memberikan tanda khusus untuk meneguhkan imannya. "Jika kaki Anda tersandung, itulah saatnya Anda berlutut." Frederick Beck. Hizkia menggambarkan kematian itu ibarat memasuki pintu gerbang (10), tenda yang dibongkar (12), tenunan yang digulung (12), dan diserang binatang buas (13). Namun, ia berpegang teguh pada Firman Tuhan (17) dan memuji Tuhan atas semua yang? dilakukan-Nya (16-20). Pengalaman-pengalaman sulit seharusnya membuat kita memiliki penghargaan baru atas kehidupan dan hasrat yang baru untuk hidup bagi Tuhan.