Ujian Mata

  • GSJA Eben Haezer
  • 05 Oct 2017
  • Like Jesus

Kejadian 15:1-20.

Perjanjiannya kelihatan sederhana sekali, walaupun usia Abraham sudah delapan puluhan dan Sara sudah jauh melewati usia untuk bisa hamil. Mereka tidak dan belum memiliki keturunan. Jadi mereka percaya, kemudian menunggu, menunggu dan menunggu. Waktu berjalan terus, dan sepertinya, walaupun Allah yang berjanji, tidak akan digenapi. Oleh karena itu, Abraham dan Sara menyadari bahwa mereka hanya percaya setengah dari janji Allah. Menurut mereka Allah akan memberi mereka anak, tetapi bukan Sara yang menajdi ibunya. Karena mereka berusaha menyelesaikan “masalah” mereka sendiri, bukannya menyelesaikan, mereka justru membuatnya semakin rumit. Semakin mereka memalingkan pandangan mereka dari Allah dan kuasa-Nya untuk menggenapi janji-Nya, semakin mereka melihat seolah-olah mereka harus membantu Allah untuk menggenapi janji-Nya. Tentunya mereka salah!. Adakalanya mempercayai Allah untuk menggenapi janji-Nya seperti usaha yang sia-sia. Tetapi tetaplah pusatkan perhatian pada-Nya. Biarlah Ia menggenapi janji-Nya pada waktu-Nya. Mungkin berat untuk menunggu, tetapi Allah tidak akan mengecewakan kita.