Waktunya Terbatas

  • GSJA Eben Haezer
  • 11 May 2018
  • Like Jesus

Yohanes 4 : 35.

Yesus memandang jiwa-jiwa seperti “ladang yang menguning” (BIS) Siap dituai.  Sekaranglah waktunya.  Yesus menjelaskan kemendesakan.  Kita tidak ada waktu untuk menunda, karena waktu bergerak cepat, dan akan segera hilang apabila kita gagal mencermatinya. Seorang tukang kebun di danau Como di Italia . Hiduplah seorang tukang kebun yang sudah puluhan tahun kerja ditempat itu. Tertarik dengan kebersihan kebun itu, sang pengunjun bertanya. Pak, kapan terakhir kali tuan bapakdatang ketempat ini ? tukang kebun ini menjawab 20 tahun yang lalu pak, hanya kadang anak-anaknya mengunjungi tempat ini. Kalau begitu apakah bapak bekerja seperti ini seolah-olah tuan bapak datang esoh hari ? Tanya sang pengunjung.  Oh tidak tuan, saya berpikir bukan hari esok, melainkan hari ini. Mari kita berpikir Tuhan akan datang hari ini.  Siap sedialah. Marilah kita membaca  tanda-tanda zaman, zaman akan segera berakhir.  Itulah sebabnya kita perlu melayani, dengan sebuah kesadaran waktu kedatangan Tuhan sudah tidak lama lagi. Sadarilah bahwa kita telah diselamatkan, dan sudah waktunya untuk kita memberitakan keselamatan itu kepada orang lain.